Gedung DPRD Hangus Terbakar, Tewaskan Staf Humas dan Protokol Saat Hendak Selamatkan Rekannya

Suasana duka menyelimuti rumah Staf Humas dan Protokol DPRD Kota Makassar, Muh Akbar Basri, Sabtu (30/8). Pelayat pun memadati kawasan rumah di Jalan Balang Baru 2, Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulsel, ini. Karangan bunga ucapan duka juga berjejer dari jalan utama hingg ke lorong.

Abay, sapaan akrabnya, meninggal di usia yang baru menginjak 28 tahun. Ia menjadi korban amuk massa yang membakar Kantor DPRD Kota Makassar Jalan AP Pettarani, Kecamatan Rappocini, Jumat (29/8) malam. Abay terjebak dalam gedung yang terbakar hebat.

“Almarhum terjebak di bagian Humas lantai dua,” kata rekan kerjanya, Muh Triadi Danial (28).

Sebelum terjebak, Abay sempat mengevakuasi staf lain keluar dari dalam gedung. Namun setelah berhasil ke luar, Abay kembali ke lantai dua untuk menyelamatkan Staf Fraksi PDIP, Sharinawati. Namun nahas, dia justru terjebak dan tidak lagi dapat keluar dari dalam gedung.

“Infonya sempat ke lantai dasar saat evakuasi teman-teman. Cuman naik lagi, evakuasi yang lain, termasuk itu korban perempuan (Syahrinawati),” ungkap Triadi.


Selain Abay dan Syahrinawati, kebakaran menewaskan Kasi Kesra Kecamatan Ujung Tanah, atas nama Saiful. Di samping gedung, ada sebanyak 68 mobil yang hangus terbakar

Demikian pula Gedung DPRD Sulsel di Jalan Urip Sumoharjo dan kantor Kejati.

Hal serupa terjadi di Nusa Tenggara Barat. Gedung DPRD NTB dibakar massa.

Kerusuhan ini berawal dari demo kenaikan pendapatan anggota DPR RI pada Senin (25/8). Unjuk rasa berlanjut pada Kamis (28/8).

Oleh karena tidak bisa menemui anggota parleman dan dihalau polisi, massa marah. Kerusuhan terjadi. Seorang pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan tewas ditabrak dan dilindas kendaraan taktis Brimob di tengah kerusuhan pada Kamis (28/8) malam. Kerusuhan pun meluas ke berbagai wilayah termasuk di Sulsel dan NTB.

Kantor DPRD NTB dibakar massa pada Sabtu siang. Massa juga menjarah barang-barang seperti komputer, kursi, hingga lukisan. Polisi sempat menembakkan gas air mata, namun tak mempan mengusir massa.

Sebelumnya demonstran menyerbu dan melemparkan batu ke Mapolda NTB. Massa pun merusak gerbang utama dan mencopot tiang bendera.

Gedung DPRD Kota Kediri, Jawa Timur, juga terbakar, Sabtu sore. Pada pukul 18.40 WIB, lantai atas gedung mulai runtuh dilalap si jago merah. Sedangkan bagian depan gedung sudah habis terbakar.

Dari Jalan Semampir, kobaran api terlihat jelas menyala besar. Adapun Damkar sampai di depan gedung DPRD Kota Kediri sekitar pukul 18.48 WIB.

Demo di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Sabtu, juga memanas. Awalnya massa mendatangi Polresta. Namun lantaran ditutup rapat, massa bergeser ke kantor DPRD.

Di sini Massa tiba-tiba merangsek masuk dan melempari kaca dengan batu dan kayu. Kemudian muncul titik api dari salah satu sisi gedung.

Dalam hitungan menit, api membesar dan menjilat atap. Warga bernama Rohman mengatakan saat kericuhan pecah, warga langsung berhamburan menyelamatkan diri. Mereka takut api merembet ke bangunan terdekat. (BakulaNews)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *