
Tanah Bumbu, BakulaNews – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Pagelaran Seni Akbar Panggung Gembira 1206 Integrity Generation Tahun 2026 yang digelar Pondok Pesantren Azzikra DDI Kersik Putih, Kecamatan Batulicin, Sabtu (31/1/2026). Kegiatan tahunan tersebut dinilai sebagai wadah positif dalam menyalurkan bakat santri sekaligus upaya nyata melestarikan seni dan budaya.
Apresiasi tersebut disampaikan Bupati melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Putu Wisnu Wardana, saat membuka kegiatan. Dalam sambutannya, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menyampaikan ucapan selamat serta dukungan penuh atas suksesnya penyelenggaraan pagelaran seni yang sarat nilai edukatif dan kreatif tersebut.
Menurut Bupati, Panggung Gembira bukan sekadar ajang hiburan, melainkan cerminan keberhasilan pondok pesantren dalam membina santri secara menyeluruh. Melalui kegiatan ini, potensi santri dapat berkembang seimbang, tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga seni, budaya, kreativitas, serta pembentukan karakter.
Bupati menegaskan bahwa santri Pondok Pesantren Azzikra DDI Kersik Putih merupakan aset berharga bagi daerah. Mereka adalah generasi penerus Tanah Bumbu yang dibekali nilai keimanan, akhlak mulia, kedisiplinan, serta semangat berkarya untuk menyongsong masa depan yang lebih baik.
Ia juga menekankan pentingnya pelestarian seni dan budaya sebagai bagian dari identitas bangsa. Menurutnya, pagelaran seni seperti Panggung Gembira menjadi media yang efektif untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya sejak dini, sekaligus menjaga agar nilai-nilai luhur tersebut terus diwariskan kepada generasi muda.
“Seni dan budaya adalah jati diri bangsa yang harus dijaga dan dikembangkan bersama. Kegiatan ini menjadi sarana pembentukan karakter sekaligus penguatan jati diri santri sebagai generasi berintegritas,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu akan terus membuka ruang kolaborasi dan memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan keagamaan, termasuk pondok pesantren. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul, berakhlak, dan siap berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan pesantren merupakan kunci penting dalam mewujudkan Tanah Bumbu yang maju, makmur, dan beradab. Melalui kegiatan-kegiatan positif seperti ini, semangat kebersamaan dalam membangun generasi berkualitas diyakini akan semakin kuat dan berkelanjutan.
