
BATULICIN, BakulaNews – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Tanah Bumbu tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial. Usai memimpin upacara yang berlangsung khidmat, Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, langsung memberikan aksi nyata dengan meresmikan pembukaan Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor Tahun 2026.
Rangkaian agenda daerah ini dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Tanah Bumbu, Gunung Tinggi, Batulicin, pada Kamis (1/10/2026).
Pancasila sebagai Pedoman Pelayanan Publik
Bertindak selaku Inspektur Upacara, Bupati Andi Rudi Latif berdiri di hadapan jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, TNI, Polri, pelajar, hingga organisasi kemasyarakatan. Mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, Bupati menegaskan pentingnya implementasi nilai dasar negara.
Ia mengajak seluruh aparatur sipil dan masyarakat untuk terus memupuk semangat persatuan dan gotong royong.
“Mari jadikan Pancasila sebagai pedoman utama dalam bekerja, melayani masyarakat, dan berAKSI menuju Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab,” pesan Andi Rudi Latif dalam amanatnya.
Prosesi upacara yang dimulai pukul 09.00 Wita ini berjalan lancar. Kepala Bappedalitbang Tanah Bumbu, M. Untung RLU, bertugas membacakan Naskah Pembukaan UUD 1945, sementara pembacaan Naskah Ikrar disuarakan dengan lantang oleh Sekretaris Daerah Tanah Bumbu, Yulian Herawati.
Upacara yang dikomandoi oleh Letnan Dua Infanteri Danang Ridwan Santoso S.Tr.(Han) dari Yonif TP 828/BWM ini kian syahdu dengan persembahan lagu-lagu perjuangan dari Paduan Suara Gita Bahana Nusantara binaan Disbudporapar Tanah Bumbu.
Beri Teladan Taat Bayar Pajak
Semangat pengabdian untuk negara langsung diwujudkan di lokasi yang sama. Sesaat setelah upacara dibubarkan, Bupati menginisiasi gerakan sadar pajak melalui Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor 2026.
Sebagai kepala daerah, Andi Rudi Latif tak sekadar mengimbau. Ia memberikan contoh langsung dengan melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor secara simbolis memanfaatkan fasilitas Mobil Samsat Keliling yang standby di area perkantoran.
Langkah ini diikuti dengan sesi foto bersama Bupati, jajaran Forkopimda, Sekda, dan Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalsel sembari memamerkan notice pajak kendaraan sebagai simbol komitmen kepatuhan.
Gebyar Panutan ini dirancang sebagai pemantik kesadaran kolektif masyarakat Tanah Bumbu agar menunaikan kewajiban perpajakannya secara tepat waktu. Keteladanan dari jajaran pimpinan daerah diharapkan mampu menginspirasi warga untuk lebih tertib administrasi.
Tingginya kepatuhan membayar pajak dipastikan akan berdampak langsung pada postur pendapatan daerah. Dana inilah yang nantinya akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembiayaan infrastruktur, pembangunan desa, dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Bumi Bersujud.
