Bakula News, Hulu Sungai Tengah – TP PKK Kabupaten Hulu Sungai Tengah menggelar kegiatan sosialisasi pola asuh anak disabilitas di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Barabai.(06/05).
Acara ini dihadiri Ketua Komisi I dan II DPRD Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kepala Dinas Sosial, serta jajaran pengurus TP PKK dan tamu undangan lainnya.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Hulu Sungai Tengah dalam sambutannya menegaskan pentingnya pemahaman terhadap pola asuh anak berkebutuhan khusus. Ia menekankan bahwa setiap anak memiliki keunikan dan kebutuhan yang berbeda, sehingga orang tua perlu menyesuaikan cara mengasuh dengan kondisi anak serta kemampuan keluarga.
“Anak disabilitas memerlukan perhatian khusus agar dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal. Pola asuh yang tepat menjadi kunci dalam pembentukan karakter mereka,” ujar Ketua TP PKK.
Dalam sambutannya, ia juga menyampaikan bahwa pola asuh yang positif dapat membantu menumbuhkan kemandirian, kepercayaan diri, dan perkembangan motorik anak. Orang tua diharapkan dapat menerapkan pendekatan yang lembut namun disiplin, mengenali potensi dan karakter anak melalui terapi profesional, serta menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka.
Ia juga mengajak seluruh keluarga untuk terus belajar dan memperkuat resiliensi dalam menghadapi tantangan membesarkan anak dengan kebutuhan khusus. “Orang tua dari anak berkebutuhan khusus memiliki tanggung jawab yang lebih besar, tetapi dengan dukungan yang tepat, mereka bisa menjalani peran itu dengan penuh semangat dan kebahagiaan,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman bagi orang tua dan pendidik dalam menerapkan pola asuh yang sesuai dan berdampak positif terhadap anak-anak disabilitas di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
