
Tanah Bumbu, BakulaNews – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu secara resmi melepas peserta Lomba Napak Tilas Pahlawan 7 Februari Pagatan ke-80 Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (6/2/2026) di halaman Kantor Kecamatan Kusan Hilir.
Pelepasan kegiatan dilakukan oleh Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif, yang diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), M. Putu Wisnu Wardhana. Acara ini menjadi salah satu rangkaian utama peringatan Hari Pahlawan 7 Februari Pagatan, yang setiap tahun diperingati sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pejuang Tanah Bumbu dalam mempertahankan wilayah dari penjajahan Belanda.
Lomba napak tilas kali ini diikuti oleh ratusan peserta yang berasal dari jajaran SKPD, TNI, Polri, serta pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Tanah Bumbu. Para peserta terbagi dalam 17 kelompok, masing-masing mengenakan kostum bernuansa pejuang. Tidak hanya berjalan menelusuri rute sejarah, mereka juga menampilkan teatrikal heroik yang menggambarkan semangat perjuangan para pahlawan dalam melawan penjajah, sehingga suasana lomba terasa hidup dan penuh makna.
Rute yang ditempuh sepanjang kurang lebih 11 kilometer, dimulai tepat tengah malam pukul 24.00 WITA dari Kota Pagatan menuju Benteng di kawasan Matone dan Tanjung Petang. Lokasi tersebut merupakan saksi sejarah perjuangan Pahlawan 7 Februari dalam mempertahankan tanah air dari serangan kolonial.
Dalam sambutan Bupati Tanah Bumbu yang dibacakan oleh M. Putu Wisnu Wardhana, disampaikan bahwa kegiatan tahun ini mengusung tema “BerAKSI dengan Semangat Pahlawan 7 Februari, Mewujudkan Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab.” Tema tersebut menekankan pentingnya menghidupkan kembali nilai-nilai kepahlawanan sebagai landasan pembangunan daerah.
“Kegiatan ini menjadi sarana untuk menelusuri kembali jejak perjuangan para pahlawan sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter seperti disiplin, ketangguhan, kebersamaan, kepemimpinan, dan semangat pantang menyerah,” ujarnya.
Bupati berharap melalui kegiatan ini, generasi muda Tanah Bumbu semakin memahami arti penting sejarah dan mampu mengaktualisasikan nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari, baik di bidang pendidikan, sosial, budaya, maupun pembangunan daerah.
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pembina, dan pihak terkait yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan lomba napak tilas ini. Menurutnya, kegiatan seperti ini sejalan dengan komitmen Pemkab Tanah Bumbu dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, serta memiliki daya saing demi terwujudnya daerah yang maju, makmur, dan beradab.
Di akhir sambutan, Bupati berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, menjaga keselamatan, serta mematuhi seluruh aturan yang telah ditetapkan panitia.
“Kegiatan ini diharapkan menjadi pengalaman berharga sekaligus momentum untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap daerah dan bangsa,” tutupnya.
Dengan semangat kebersamaan yang terbangun melalui lomba napak tilas ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu optimistis bahwa peringatan Hari Pahlawan 7 Februari Pagatan akan terus menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam menjaga persatuan, menumbuhkan rasa nasionalisme, serta memperkuat identitas daerah di Bumi Bersujud.
