
KUSAN HULU, BakulaNews – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu mempercepat digitalisasi layanan publik hingga ke tingkat kecamatan. Sebanyak 100 calon Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) mengikuti aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kecamatan Kusan Hulu, Kamis (8/10/2026).
Kolaborasi antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) bersama Dinas Sosial (Dinsos) Tanah Bumbu ini dirancang untuk memperkuat akurasi data kependudukan sekaligus menjamin penyaluran bantuan sosial (bansos) agar tepat sasaran.
Kepala Disdukcapil Tanah Bumbu, Gento Hariyadi, menegaskan bahwa keakuratan data kependudukan yang mutakhir merupakan fondasi utama dalam sistem perlindungan sosial.
“Aktivasi IKD ini memperkuat digitalisasi administrasi kependudukan. Data yang mutakhir menjadi kunci agar bantuan sosial benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan,” ujar Gento.
Langkah ini sejalan dengan komitmen Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, akuntabel, dan melayani.
Sistem Digital dan Verifikasi Wajah
Dalam kegiatan tersebut, Disdukcapil menerjunkan 15 petugas didampingi 6 petugas Dinsos. Para peserta tak hanya melakukan aktivasi IKD, tetapi juga dibekali tata cara pendaftaran, verifikasi data, hingga pemahaman tugas sebagai Agen Perlinsos.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Tanah Bumbu, Aida Fitriyana, menjelaskan bahwa pendaftaran agen dilakukan secara digital berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK), PIN, dan verifikasi wajah (face recognition).
“Setelah terdaftar, para agen dapat mengusulkan warga yang membutuhkan bantuan sesuai kriteria. Pemutakhiran data ini harus dilakukan secara berkelanjutan karena kondisi ekonomi warga bisa berubah sewaktu-waktu,” jelas Aida.
Dukungan Kecamatan untuk Percepatan Digitalisasi
Camat Kusan Hulu, Ismail, menyambut positif agenda ini dan berharap para calon agen dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah di desa masing-masing.
“Kami berharap peserta tidak hanya mahir mengaktifkan IKD secara mandiri, tetapi juga mengedukasi dan membagikan pengetahuan ini kepada masyarakat di lingkungannya,” ungkap Ismail.
Melalui integrasi IKD dan pembentukan Agen Perlinsos ini, Pemkab Tanah Bumbu optimistis kualitas pelayanan publik kian efektif, transparan, dan mampu menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan.
