
Tanah Bumbu, BakulaNews – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu kembali tancap gas menyusun arah pembangunan masa depan lewat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun Rencana 2027 tingkat Kecamatan Simpang Empat dan Kecamatan Batulicin yang digelar di Batulicin, Kamis (5/3/2026).
Forum ini jadi momen penting buat “nyatuin frekuensi” antara program prioritas desa dengan visi besar pembangunan daerah. Jadi bukan sekadar rapat formal, tapi ruang kolaborasi untuk memastikan kebutuhan masyarakat benar-benar masuk dalam rencana kerja pemerintah.
Mengusung tema “Transformasi Infrastruktur, Transformasi Ekonomi dan Pelayanan Publik menuju Tanah Bumbu Maju, Makmur dan Beradab,” Musrenbang kali ini menegaskan arah baru pembangunan yang lebih progresif dan adaptif.
Dalam forum tersebut, pemerintah daerah memaparkan fokus utama pembangunan tahun 2027 yang bakal jadi game changer. Ada tujuh prioritas besar yang disiapkan, mulai dari peningkatan kualitas dan akses pendidikan, layanan kesehatan yang makin optimal, hingga penguatan ketahanan pangan lewat pengembangan UMKM berbasis industri unggulan.
Nggak cuma itu, pembangunan infrastruktur berkualitas juga tetap jadi tulang punggung. Ditambah lagi, penataan kota dan pembangunan desa berkelanjutan ikut jadi sorotan, dengan perhatian serius pada tata ruang dan kelestarian lingkungan.
Di sisi lain, pengembangan potensi daerah juga didorong lewat peningkatan prestasi seni, budaya, dan olahraga, sekaligus menjaga warisan budaya tetap hidup. Pemerintah juga menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang makin adaptif, responsif, dan akuntabel.
Semua prioritas ini kemudian diterjemahkan lebih konkret ke dalam 47 program prioritas dan 69 program unggulan yang bakal jadi panduan utama dalam penyusunan RKPD Tahun 2027.
Lewat Musrenbang ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu optimistis setiap program yang dirancang bisa benar-benar relate dengan kebutuhan masyarakat dan jadi langkah nyata mempercepat terwujudnya Tanah Bumbu yang maju, makmur, dan beradab.
