
Mantewe, BakulaNews – Kecelakaan lalu lintas dengan korban jiwa kembali terjadi di ruas jalan alternatif Banjarbaru–Batulicin. Kali ini, tabrakan keras antara sebuah mobil pikap dan truk tangki merenggut tiga nyawa sekaligus.
Peristiwa nahas tersebut terjadi di Desa Mentewe, Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 12.00 Wita.
Benturan yang terjadi dengan keras mengakibatkan mobil pikap berwarna hitam mengalami kerusakan sangat parah, terutama pada bagian depan kendaraan. Sopir truk tangki dan beberapa orang yang berada di dalam pickup dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat yang diderita.
Berdasarkan video yang beredar di media sosial, mobil pikap dengan pelat identitas operasional Pemerintah Desa Batulicin Irigasi, Kecamatan Karang Bintang, tampak ringsek hingga kabinnya hancur setelah bertabrakan dengan sebuah truk tangki berwarna biru berukuran besar. Beberapa korban bahkan terlihat sempat terjepit di dalam kabin kendaraan sehingga proses evakuasi harus dilakukan secara hati-hati oleh petugas bersama warga.

Kondisi kendaraan yang rusak berat menggambarkan kerasnya benturan yang terjadi. Puing-puing kendaraan juga tampak berserakan di badan jalan, sementara sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi ikut membantu proses evakuasi sebelum seluruh korban dievakuasi oleh petugas.
Kapolsek Mentewe, Iptu Kusnin, membenarkan terjadinya kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban meninggal dunia tersebut.
Menurutnya, begitu menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Mentewe bersama unsur gabungan segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal, mengevakuasi korban, mengamankan kendaraan yang terlibat, sekaligus mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan yang lebih panjang.
“Anggota sudah di TKP untuk melakukan evakuasi korban dan pengaturan arus lalu lintas,” ujar Iptu Kusnin
Akibat posisi kendaraan yang sempat melintang dan menutup sebagian badan jalan, arus kendaraan di jalur alternatif Banjarbaru–Batulicin sempat mengalami antrean cukup panjang dari kedua arah. Namun, setelah proses evakuasi selesai dan kendaraan berhasil dipindahkan dari lokasi kejadian, petugas bersama warga secara bertahap mengurai kepadatan sehingga arus lalu lintas kembali normal dan dapat dilalui kendaraan.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk memastikan kronologi lengkap dan penyebab pasti kecelakaan. Identitas para korban juga masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang sebelum disampaikan secara resmi kepada keluarga maupun publik.
